
Perusahaan-perusahaan Jerman mendukung angkatan bersenjata Ukraina dengan teknologi drone yang canggih: beberapa unit model “Titan Falcon” baru-baru ini dikirim ke tentara. Ini adalah drone pengintai yang secara khusus dikembangkan untuk kondisi masa perang dan diproduksi sepenuhnya menggunakan pencetakan 3D.
Donasi ini diprakarsai oleh sebuah LSM Ukraina-Amerika bersama dengan Donaustahl GmbH. Perusahaan ini bertanggung jawab atas produksi kendaraan udara tak berawak tersebut.
Menurut produsen Titan Dynamics, Titan Falcon memiliki waktu terbang hingga enam jam dan jangkauan maksimum 400 kilometer. Kamera FPV terintegrasi untuk pemantauan waktu nyata; lensa 2,5 inci profesional juga dapat dipasang berdasarkan permintaan.
Keuntungan yang jelas dari sistem ini terletak pada efisiensi dan fleksibilitas tinggi yang ditawarkan oleh pencetakan 3D. Drone dapat diproduksi dengan biaya yang relatif murah dan dalam jumlah besar di lokasi. Titan Falcon sudah diuji coba di zona perang, seperti yang ditunjukkan oleh foto-foto di media sosial.
Atas nama LSM Amerika-Ukraina, perusahaan Jerman Donaustahl GmbH (@DonaustahlGmbH) memproduksi UAV jarak jauh yang dapat dicetak 3D Titan Falcon dan memasoknya ke angkatan bersenjata Ukraina.
Tiga dari UAV ini telah diproduksi (semuanya disumbangkan ke AFU), … pic.twitter.com/h0nm8Gt5Ep
– Bantuan Jerman untuk Ukraina 🇩🇪🤝🇺🇦 (@deaidua) 19 November 2023












