
Sebuah perusahaan Ceko mencetak model Menara Eiffel raksasa dengan teknologi 3D untuk Olimpiade lokal, menggunakan limbah laut daur ulang sebagai bahan dasarnya.
Model setinggi 14 meter ini akan didirikan di bagian utara Republik Ceko, di mana para pengunjung dapat mencoba berbagai cabang olahraga Olimpiade selama Olimpiade di Paris pada bulan Juli dan Agustus.
Jan Hrebabecky, pemilik dari 3DDen dari peternakan percetakan, mengatakan: “Bahan untuk Menara Eiffel berasal dari pantai Thailand. Bahan ini memiliki kualitas mekanik dan kimiawi yang sangat baik, tahan terhadap sinar UV, dan bisa dibilang abadi.”
Nelayan Thailand mengumpulkan sampah plastik, yang kemudian disortir, dibersihkan, dihilangkan garamnya, dan dikeringkan. Sebuah perusahaan Swiss mengubah sampah tersebut menjadi butiran, yang kemudian diproses menjadi filamen pencetakan 3D di Republik Ceko. “Ada banyak sekali timbunan material yang tak ternilai ini, dan siapa pun bisa datang dan mengambilnya,” kata Hrebabecky.
Perusahaan harus mengembangkan printer baru untuk menangani material tersebut.
“Bahan ini bisa mengkristal di dalam printer dan langsung menghancurkannya,” kata Hrebabecky. Meskipun ada tantangan ini, namun keuntungannya lebih besar daripada kerugiannya, termasuk harga yang lebih rendah dibandingkan dengan filamen tradisional.
Model Menara Eiffel akan dirakit dari 1.600 bagian yang dicetak 3D dan diperkuat dengan batang baja sehingga cukup stabil untuk menopang helikopter. Menara ini akan didirikan di sebelah Danau Most di bagian utara Republik Ceko, tempat berlangsungnya Festival Olimpiade.
“Ini sangat penting bagi kami. Lautan adalah tempat di mana orang melakukan olahraga seperti berlayar dan selancar angin,” ujar Nada Cerna, manajer Komite Olimpiade Ceko yang bertanggung jawab atas acara tersebut. “Jadi, jika kami dapat menyoroti masalah dengan cara ini dan mungkin sedikit membantu, kami sangat senang.”
Bagi Hrebabecky, Menara Eiffel adalah sebuah langkah menuju mimpi yang lebih besar: sebuah rumah cetak. “Jika Anda membangun rumah dengan menggunakan bahan ini, hampir dapat dipastikan bahwa rumah tersebut tidak akan pernah kembali ke laut lagi,” katanya.












