Pencetakan 3D berbeda secara signifikan tergantung pada prosesnya, khususnya antara printer SLA/DLP berbasis resin dan printer FDM berbasis filamen. Sementara printer SLA memungkinkan model yang sangat detail dengan struktur kerawang yang tipis, FDM sering mengalami kesulitan dengan geometri seperti itu. YouTuber Jacob dari Painted4Combat kini telah mengembangkan add-on Blender yang disebut Resin2FDM, yang membuat model 3D untuk pencetakan resin lebih dapat digunakan untuk printer FDM.
Tantangannya adalah bahwa banyak model yang dibuat untuk printer resin sudah dikonfigurasikan sebelumnya dengan struktur pendukung yang bagus. Namun demikian, penyangga yang sudah dioptimalkan sebelumnya ini biasanya terlalu tipis atau tidak stabil untuk pencetakan FDM. Perangkat lunak pengiris FDM sering tidak mengenalinya dengan benar atau mencetaknya secara tidak benar, yang menyebabkan hasil cetakan tidak stabil atau tidak dapat digunakan.
Alat Resin2FDM pertama-tama memisahkan model dari penyangga resin yang ada. Kemudian mengubah struktur pendukung menjadi varian yang kompatibel dengan FDM. Penyangga dibuat lebih tebal dan lebih stabil sehingga proses pencetakan dapat diandalkan. Bodi model yang sesungguhnya tetap tidak berubah, sehingga tingkat detail yang tinggi tetap dipertahankan.
Add-on Blender tersedia dalam dua versi: A versi lite gratis dan versi eksklusif Patreon yang lebih canggih dengan fitur-fitur tambahan. Jacob menawarkan tutorial video mendetail yang menjelaskan proses instalasi dan aplikasi langkah demi langkah.













