
Dengan perangkat lunak berbasis web “Lyla Design“, sebuah tim kecil pengembang ingin menyederhanakan akses ke desain 3D. Tujuannya adalah untuk memberikan pengguna cara intuitif untuk mendesain objek perabot mereka sendiri – awalnya dengan fokus pada kap lampu yang dapat disesuaikan. Aplikasi ini menggabungkan CAD-fungsi pemodelan yang mirip dengan antarmuka yang mudah digunakan yang dapat dioperasikan tanpa pengetahuan sebelumnya.
Perangkat lunak ini melihat dirinya sebagai konfigurator dengan tingkat kebebasan desain yang tinggi. Titik awalnya adalah bentuk dasar prefabrikasi yang dapat diadaptasi dalam beberapa parameter – seperti ukuran, permukaan, material atau struktur. Secara teknis, solusi ini didasarkan pada mesin yang didukung browser yang memvisualisasikan perubahan geometri secara real time dan membuatnya dapat diekspor untuk pencetakan 3D. Format STL dan OBJ saat ini sedang direncanakan, dengan pengiriman langsung ke penyedia layanan pencetakan 3D yang akan menyusul.
Di latar belakang, tim sedang bekerja untuk menghubungkan antarmuka pengguna dengan metode manufaktur digital. Rencana jangka panjangnya adalah menghubungkan platform dengan elemen realitas campuran dan proses produksi otomatis. Sebagai contoh, pengguna akan dapat memeriksa desain melalui tampilan VR atau mentransfernya langsung ke sistem pencetakan dengan bantuan robot. Integrasi komponen CAD klasik juga akan diperluas lebih lanjut.
Lyla Design tidak dimaksudkan sebagai sistem tertutup. Sebaliknya, perangkat lunak ini melihat dirinya sebagai titik masuk untuk desain produk individual di pasar yang sejauh ini sangat diarahkan pada produksi serial. Selama pengembangan, tim bekerja dengan para desainer dan ahli pencetakan 3D untuk menggabungkan kebebasan kreatif dengan kelayakan teknis.
Proyek ini saat ini berada dalam tahap beta terbuka. Di masa depan, ini akan diperluas ke kategori produk lainnya – dari lampu hingga bagian furnitur.













