
Perusahaan AS, Haddy, terpilih sebagai salah satu dari empat perusahaan rintisan untuk program akselerator tahun ini. Program Akselerator Disney. Fokusnya adalah pada manufaktur aditif format besar (LFAM), yang akan digunakan di berbagai bidang seperti konstruksi panggung, taman hiburan, dan desain interior. Haddy menggabungkan pencetakan 3D otomatis dengan platform pabrik mikro bertenaga AI, yang menangani aplikasi di mana metode produksi tradisional akan memakan waktu dan biaya.
Pemilihan oleh Disney menggarisbawahi minat yang semakin besar dari perusahaan media besar dalam proses manufaktur digital yang fleksibel. Ada permintaan yang tinggi untuk komponen yang dapat digunakan kembali dan diproduksi secara lokal, terutama untuk latar belakang, alat peraga, dan struktur arsitektur sementara. Menurut perusahaan, Haddy berjanji untuk memproduksi elemen yang dapat digunakan secara arsitektural dalam waktu singkat dan sesuai dengan peraturan bangunan saat ini. Aplikasi awal telah diterapkan, seperti interior sebuah kedai es krim di Florida. Perluasan ke proyek-proyek yang lebih besar di dalam taman Disney sekarang dapat dibayangkan.
Secara teknis, Haddy mengandalkan kombinasi sistem pencetakan 3D bervolume besar dan pemantauan proses yang dikendalikan perangkat lunak. Tujuannya adalah produksi modular otomatis dengan waktu penyiapan yang singkat. Bahan-bahan yang digunakan sepenuhnya dapat didaur ulang, yang juga membuat teknologi ini menarik dari perspektif keberlanjutan.
Selain Haddy, tiga perusahaan lain telah diterima dalam program ini, termasuk perusahaan media Animaj dan LIMINAL Space, penyedia tampilan 3D hologram. Para peserta akan mendapatkan akses kepada para eksekutif Disney, mentoring, dan proyek-proyek kolaborasi yang potensial. Pada bulan November, mereka akan mempresentasikan perkembangan mereka pada acara tradisional “Demo Day” di Disney Studios di Burbank.













