
Konsorsium industri Swedia yang berpusat di sekitar lembaga penelitian RISE dan Interspektral bekerja dalam proyek RES2AM yang baru pada proses yang lebih kuat dan hemat sumber daya untuk pencetakan 3D logam untuk komponen yang besar dan kompleks. Inisiatif ini didanai dengan dana kurang dari 4 juta euro sebagai bagian dari program Net Zero Industry dari lembaga inovasi Vinnova dan bertujuan untuk lebih jauh membangun manufaktur aditif sebagai opsi untuk aplikasi yang sangat penting bagi keselamatan di bidang kedirgantaraan, energi, dan industri berat.
Selain Interspectral, GKN Aerospace, Saab, SKF, dan pembangkit listrik tenaga nuklir Ringhals juga terlibat, serta penyedia teknologi seperti Nikon SLM Solutions dan Hexagon. Tujuannya adalah platform AM modular yang dapat dikonfigurasi ulang yang dilengkapi dengan sensor dan secara terus menerus menangkap dan menganalisis data proses. Arsitektur ini dimaksudkan agar dapat beradaptasi dengan berbagai bahan, ukuran komponen dan persyaratan industri.
Di empat testbed industri, kasus penggunaan dari kedirgantaraan, pertahanan, teknologi nuklir, dan alat berat sedang diselidiki. Di sana, konsorsium ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa penggunaan material, konsumsi energi, dan tingkat skrap dapat dikurangi secara signifikan tanpa mengurangi persyaratan keselamatan dan dokumentasi. Interspectral memberikan kontribusi berupa alat visualisasi dan pembelajaran mesin untuk pemantauan in-situ dan jaminan kualitas digital.
“Interspectral sangat senang dapat memperluas alat visualisasi dan pembelajaran mesin kami untuk pemantauan in-situ, yang mendukung jaminan kualitas digital di berbagai sensor dan lingkungan industri,” ujar Isabelle Hachette, CEO dari Interspectral. “Proyek ini menempatkan Swedia di garis depan dalam hal manufaktur yang berkelanjutan, sirkular, dan tangguh.”
Dalam jangka panjang, RES2AM dimaksudkan untuk memberikan cetak biru tentang bagaimana manufaktur aditif dapat ditingkatkan dalam lanskap produksi yang ada tanpa mengorbankan ketahanan rantai pasokan. Proyek ini juga terkait erat dengan target iklim Eropa dan agenda Kesepakatan Hijau Uni Eropa, karena ekonomi sirkular dan efisiensi energi secara eksplisit dibahas.












