
Lithophanes merupakan salah satu aplikasi yang sudah mapan dalam pencetakan 3D FDM. Mereka memanfaatkan sifat transmisi cahaya yang bervariasi pada plastik untuk membuat gambar terlihat dengan mengubah ketebalan dinding. Hingga saat ini, prinsip ini hampir selalu dibatasi pada geometri datar atau sedikit melengkung. Dengan konsep yang disebut LithoBulbs, pendekatan ini kini diterapkan pada struktur bola.
Ide dasarnya tetap sama: area dengan ketebalan material yang lebih besar memungkinkan cahaya melewati lebih sedikit, sementara zona yang lebih tipis tampak lebih terang. Yang baru adalah implementasi spasialnya. Sebuah LithoBulb dicetak sebagai bola tertutup dan diterangi dari dalam dengan sumber cahaya LED. Gambar muncul di permukaan luar bola dan berubah tergantung sudut pandang, karena hanya sebagian permukaan yang terlihat pada suatu waktu.
Mike Lejeune menyediakan alat berbasis browser untuk implementasi, yang dapat digunakan untuk membuat LithoBulb tanpa perangkat lunak tambahan. Pengguna membuat komposisi seperti kolase dari gambar, teks, dan elemen desain sederhana. Tata letak persegi dengan resolusi 4000 x 4000 piksel berfungsi sebagai ruang kerja, dari mana file STL yang dapat dicetak kemudian dihasilkan. Menurut deskripsi, semua fungsi tersedia tanpa batasan.
Saat mendesain, penting untuk diingat bahwa bentuk bola membatasi tampilan. Hanya sebagian dari total area permukaan yang terlihat pada suatu waktu, yang memengaruhi pemilihan dan penataan motif. Alat ini menawarkan banyak parameter untuk menyesuaikan konversi data gambar menjadi ketebalan dinding. Preset untuk konfigurasi LED umum memudahkan untuk memulai, sementara kontrol tambahan memungkinkan penyesuaian halus untuk sumber cahaya dan tingkat kecerahan yang berbeda.
Model STL yang dihasilkan mewakili permukaan luar bola. Efek gambar sebenarnya baru terlihat setelah dicetak dan lampu dipasang. Tanpa cahaya, permukaan terlihat tidak mencolok, tetapi saat LED aktif, motifnya terlihat jelas.













